WhatsApp Image 2026 01 23 at 17 18 38 2

KUPANG – Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang, Ma’mum, beserta jajaran pejabat struktural dan pegawai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan Tinggi Imigrasi secara virtual, Kamis (22/1/2026). Bertempat di Ruang Rapat Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang, kegiatan ini diikuti melalui sambungan aplikasi Zoom sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Imigrasi (HBI) ke-76.

Rapat koordinasi nasional ini mengusung agenda strategis berupa penguatan, sinkronisasi, dan konsolidasi kebijakan antar-pimpinan tinggi imigrasi. Tujuannya adalah untuk merumuskan langkah strategis layanan keimigrasian serta menyusun “Pedoman Pelaksanaan Rencana Aksi Direktorat Jenderal Imigrasi Tahun 2026”.

Dalam arahannya yang disimak secara daring, Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, menekankan adanya pergeseran paradigma peran imigrasi di tahun 2026.

“Di tahun 2026, imigrasi tidak hanya berperan sebagai penjaga pintu gerbang negara, tetapi telah bertransformasi menjadi fasilitator ekonomi dan benteng kedaulatan digital yang adaptif terhadap dinamika global,” ujar Yuldi di hadapan para peserta rakor yang tersebar di seluruh Indonesia.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, turut memberikan amanat mengenai pentingnya akselerasi kualitas pelayanan. Menurutnya, berdirinya Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan harus menjadi momentum bagi organisasi untuk menjadi instansi percontohan yang terdepan dalam pelayanan publik.

Capaian Rekor PNBP dan Tantangan Siber

Dalam forum tersebut, dipaparkan pula capaian kinerja Direktorat Jenderal Imigrasi sepanjang tahun 2025 yang mencatatkan hasil gemilang. Rata-rata indikator kinerja utama mencapai 101,67%. Prestasi paling menonjol adalah kontribusi transformasi keimigrasian terhadap pendapatan negara, di mana Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) berhasil menembus angka Rp10,4 triliun. Angka ini tercatat sebagai rekor pencapaian PNBP tertinggi dalam sejarah imigrasi.

Meski demikian, rapat juga menyoroti tantangan masa depan, khususnya terkait keamanan data (cyber security). Dengan kepemilikan big data yang masif, Ditjen Imigrasi merencanakan pembangunan peta jalan (road map) ekosistem digital yang lebih aman, serta peningkatan kompetensi SDM melalui beasiswa keamanan siber.

Menanggapi hasil rapat tersebut, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang, Ma’mum, menyatakan komitmen jajarannya untuk mengimplementasikan arahan pimpinan pusat.

“Kami di Kanim Kupang siap mendukung penuh transformasi digital dan langkah strategis yang telah dicanangkan, termasuk kewajiban pelaporan berkala melalui aplikasi STAR PROAKSI untuk memastikan kinerja yang terukur,” tegas Ma’mum usai kegiatan.

Kegiatan rakor ini ditutup dengan kesepakatan mengenai pentingnya penguatan tata kelola kelembagaan dan sinergi lintas unit kerja demi mewujudkan visi imigrasi emas di tahun 2026.(Humas Kanim)

Comments are disabled.